Lahat—, Senin 15 Juli 2024 Media Online Cendana Indonesia Masyarakat ragukan kegagalan peningkatan PAD kabupaten Lahat terdapat DUGAAN Syarat KKN Bupati lahat terpilih periode 2018-2023 CIK UJANG – HARIYANTO berjanji ditengah masyarakat bahwa jika beliau terpilih menjadi Bupati akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dana desa berdaya 500 juta sampai dengan 2 M diwaktu masa kampanye tahun 2018 namun yang terjadi saat ini JANJI NUNGGU KATE BETARUH tidak terwujud sehingga menyebabkan kab Lahat menjadi Catatan terburuk kabupaten termiskin Nomor Dua di Sumatera Selatan.
Bacabub kab lahat menyampaikan Pada saat beliau hadir di Acara Hajatan Bapak Riko di pasar bawah ulu kelurahan pasar bawah Rt.01 Rw.01 beberapa minggu yang lalu.
Beliau mengatakan sangat di sayangkan terjadi nya kegagalan pemerintahan kab lahat lima tahun kebelakang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, Sementara kabupaten Lahat ini sangat kaya akan sumber daya alam terutama tambang batubara, tambang Minyak, tambang Gas, tambang Galian Golongan C dan lain sebagainya Pandangan masyarakat khususnya dapat menyimpulkan bahwa pemerintahan dijaman kepemimpinan CIK Ujang-Hariyanto bisa dikatakan tidak berhasil dalam memimpin dan memajukan kab lahat sehingga tidak dapat meningkatkan PAD, Sebenarnya Kabupaten Lahat ini jauh dari kata kata kabupaten termiskin malahan bisa menjadi kabupaten terkaya Sesumatera Selatan, Sambung Bacabub Beliau mengatakan saya berjanji apabila memenangkan kontestasi pemilihan Kepala Daerah mendatang dengan tujuan akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di atas angka lima sampai dengan enam triliun dengan bertujuan agar masyarakat PNS, dan PPPK akan lebih sejahtera.
Terpisah
Statement kadis BAPEMDA kabupaten lahat saat di mintai tanggapan Wartawan media (CI) “di ruangan kerja kadis BAPEMDA SUBRAN” Beliau mengeluhkan adanya operasi tambang batu bara yang menjamur saat ini di kab lahat khususnya, mereka semua para pengusaha tidak komitment kepada pemerintah daerah Kabupaten Lahat ini sehingga menyebabkan kurangnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah, kita semua mengetahui hal tersebut begitu juga masyarakat bahwa menjamurnya perusahaan tambang batu bara di kabupaten Lahat ini, sebagian besar diantaranya perusahaan tersebut tidak Komitmen terhadap Pemerintah, apalagi perusahan Bonafit Mereka lebih tidak Komitmen atas pembangunan yang ada di kabupaten lahat ini, belum lagi ditambahnya tambang galian golongan C yang saat ini sedang menjamur di sepanjang sungai lematang Mereka juga tidak Komitmen terhadap Pemerintah daerah, disamping itu mereka merusak lingkungan serta membunuh Ekosistem yang ada di sungai lematang. sementara kontribusi mereka terhadap pemerintah daerah tidak sebanding dengan kerusakan Ekosistem yang ada seperti inilah yang saat ini sedang kita hadapi sehingga menyebabkan kurangnya PAD kab lahat.
Aktivis Lingkungan saat diminta tanggapan dan meminta namanya dirahasiakan.
mengenai Minimnya PAD sehingga menyebabkan menjadi catatan kab termiskin no dua se-sumsel, beliau mengatakan padahal kabupaten lahat banyak perusahaan di segala sektor tambang sehingga menyebabkan dampak lingkungan begitu dahsyatnya menyebabkan polusi darat baik pun udara menyebabkan tidak baiknya pada kesehatan masyarakat dan menyebabkan kerusakan Ekosistem yang ada, kita masyarakat tidak percaya dan mustahil kabupaten lahat dapat menyandang Predikat kabupaten termiskin nomor dua se-sumsel hal ini dapat DIDUGA bahwa ketidak transparan pemerintah terhadap masyarakat, tentu adanya Oknum Oknum yang bermain dengan tujuan memperkaya diri, Selanjutnya masyarakat hanya menikmati dampak dari perusahaan sehingga menyebabkan tidak baik untuk kesehatan masyarakat.
(Bambang)









