Home / Agama

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:44 WIB

Keutamaan Puasa Arafah Beserta Jadwalnya

Jakarta—, Umat Muslim berbahagia dalam hitungan hari umat muslim akan merayakan Idul Adha dan sangat baik bagi umat muslim menjalankan Puasa Arafah.

Puasa Arafah

Berdasarkan kutipan dari buku Meraih Surga dengan Puasa karya Herdiansyah Achmad, puasa Arafah adalah puasa sunah yang dikerjakan pada hari Arafah atau 9 Zulhijah, yaitu ketika jemaah haji wukuf di Arafah.

Puasa Arafah hanya disunahkan kepada umat Islam yang tidak sedang menunaikan haji. Hal ini bersandar pada hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA. Ia berkata,

“Rasulullah SAW melarang berpuasa pada hari Arafah saat berada di Arafah.” (HR Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Jadwal Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2024

Mengacu pada kalender Hijriah Indonesia 2024 susunan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Zulhijah 1445 H bertepatan pada 8 Juni 2024. Sehingga, jadwal puasa Arafah 2024 jatuh pada 16 Juni 2024.

Niat Puasa Arafah

Umat Islam yang akan menjalankan puasa Arafah bisa mengawalinya dengan berniat. Berikut bacaan niat puasa Arafah,

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yauma ‘arafata sunnata-lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa Arafah sunah karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga  Ketua SMSI Lahat Ucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1447 H

Keutamaan Arafah

Keutamaan puasa Arafah dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Abu Qatadah RA. Rasulullah SAW bersabda,

سُئِلَ رَسُولُ اللهِ ﷺ عَنْ صَوْمِ يَوْمَ عَرَفَةَ؟ قَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya: “Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, kemudian beliau menjawab, ‘Puasa itu dapat melebur dosa setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang’.” (HR Muslim dalam kitab Puasa bab Anjuran Puasa Tiga Hari Setiap Bulan, Puasa Arafah)

Imam an-Nawawi dalam kitab Syarah Riyadhus Shalihin yang diterjemahkan Misbah mengatakan melebur dosa setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang maksudnya menjadi penyebab diampuninya dosa-dosa tahun lalu yang akhirnya adalah Zulhijah dan tahun yang akan datang yang awalnya adalah Muharram.

Dosa yang dileburkan dalam amalan ini, kata Imam an-Nawawi, adalah dosa-dosa kecil yang terkait dengan hak Allah SWT apabila ada. Jika tidak ada, harapannya puasa ini bisa meringankan dosa-dosa besar atau mengangkat derajat orang yang berpuasa jika ia tidak punya dosa besar.

Puasa 9 Hari Pertama Zulhijah

Baca Juga  Kemenhan RI Buka Loker CASN dan PPPK

Selain puasa Arafah, umat Islam bisa mengerjakan puasa sunah pada 9 hari pertama Zulhijah. Amalan ini bersandar pada hadits yang dikeluarkan Abu Dawud,

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُوْمُ تِسْعَ ذِىْ الْحِجَّةِ، وَيَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرِ، وَأَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيْسَ.

Artinya: “Rasulullah SAW biasa berpuasa pada sembilan hari awal bulan Zulhijah, hari Asyura, tiga hari pada setiap bulan, dan hari Senin pertama awal bulan serta hari Kamis.”

Jadwal Puasa Awal Zulhijah

Jika mengacu pada kalender Hijriah Indonesia 2024 susunan Kemenag RI puasa 9 hari pertama Zulhijah bisa dikerjakan mulai 8 Juni hingga 16 Juni 2024. Berikut selengkapnya.

1 Zulhijah 1445 H: 8 Juni 2024

2 Zulhijah 1445 H: 9 Juni 2024

3 Zulhijah 1445 H: 10 Juni 2024

4 Zulhijah 1445 H: 11 Juni 2024

5 Zulhijah 1445 H: 12 Juni 2024

6 Zulhijah 1445 H: 13 Juni 2024

7 Zulhijah 1445 H: 14 Juni 2024

8 Zulhijah 1445 H: 15 Juni 2024

9 Zulhijah 1445 H: 16 Juni 2024 (Puasa Arafah)

semoga semua umat muslim dapat menjalankan Puasa Arafah dengan baik.

(Hamba Allah)

Share :

Baca Juga

Sumatera Selatan

Pameran Artefak Rasullulah SAW Akan Digelar Kota Pagaralam 

Agama

Makna Perayaan Waisak